Kamis, 24 Oktober 2013

Syurga Metafora Dari Dunia Fana

Lima dan lima berubah jadi rasa manis setelah-nya Sembilan yang ku dapat waktu itu. Beribu tetes air yang membasahi tubuhpun menjadi terasa hangat tatkala bola hitam putih mengeluarkan air asin di depan satu nama.
Sirkulasi kecemasan berputar dari karti yang biasa diperbuat, ingin sekali rasa-nya melontarkan sebuah petuah dari mulut hitam yang tercipta. Karsa mahkota tersirat dalam benak tuk perbaiki satu organ yang terbiasa dengan beban organ lain.
Demi gelora perjumpaan antara venus dan mars yang sesaat lagi akan meregenerasi satu hal yang biasa kita simbolkan dengan sunrice dan sunset, hangat-nya satu dekapan lilin kecil yang hiasi langit kelabu Tasikmalaya waktu itu. Rantai pertanyaan jerat jiwa dalam hidupku akan ada-nya eksistensi penjara tanpa terali dan  paradigma dari satu sel sperma alam ruh.
Bukan saat-nya berkilah dengan metode bias hitam jadi kelabu (bermini kata) tapi tampakanlah apa ada-nya.
I REALLY LOVE YOU...
 For : I and R
                                                     By: Duse Berkarat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar