SEJARAH DAKWAH
ORIENTASI DAKWAH ISLAM DI INDONESIA
Disusun oleh :
Asep Muhamad Ramdhan
1134010016
BKI II A
FAKULTAS DAKWAH dan KOMUNIKASI
UIN SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
1. Pengertian Dakwah
Dakwah meurut istilah adalah panggilan,
ajakan, atau seruan. Sedangkan dakwah menurut istilah adalah menyeru, memanggil, mengajak dan menjamu, dengan proses yang
berkesinambungan dan ditangani oleh para pengembang dakwah. Hal ini dikarenakan Islam adalah dakwah, artinya
agama yang selalu mendorong pemeluknya untuk senantiasa aktif melakukan
kegiatan dakwah.
2.
Tujuan dakwah
Tujuan dakwah islam adalah salah satu bentuk
iktiar muslim untuk mewujudkan islam dalam dimensi :
a. Pribadi (Fard)
b. Keluarga (Ushrah)
c. Kelompok Sosial (Jama’ah)
d. Masyarakat (Umat)
Agar terwujud khoiru ummat, adapun dua
dimensinya yakni :
a. Dimensi Risalah : Menjadikan islam sebagai sumber nilai
b. Dimensi Rahmat : Menjadikan islam sebagai sumber konsep
Pada tataran normatif islam merupakan kriteria
kebenaran absolut yang bersifat transidental, namun untuk dapat beroprasi
sebagai acuan aksiologis, sebenarnya konsep-konsep normatif islam yang berakar
pada wahyu ini dapat diturunkan ke dalam dua medium; yakni medium ideologi dan
medium ilmu.
3.
Kiprah ORMAS dalam dakwah islam di Indonesia
Ormas islam merupakan lanjutan perjuangan umat
dalam proses dakwah sebelumnya, maka mereka membawa wawasan baru dalam bidang
keagamaan dan kemasyarakatan.
Pembaharuan yang dimaksud tidak hanya dari
segi intelektual, tetapi juga cara dan pendekatan perjuangan dakwah islam yang
berbeda dengan cara yang ditempuh pada periode sebelumnya.
Ormas islam ini bergerak di bidang pendekatan
pendidikan, sosial, budaya, dan politik. Pada awalnya ormas islam ini enggan
bercampur dengan masalah-masalah politik, namun pada tahun 1952 NU dan ormas
islam lainnya menyatakan sebagai partai politik.
DAFTAR PUSTAKA
RS, Syamsuddin. H., 2013, Sejarah
Dakwah. Bandung : Penerbit Insan Komunika

Tidak ada komentar:
Posting Komentar